Tips Pro Mendesain Poster

Mendesain poster itu hal yang gampang-gampang susah. Kadang gambarnya sudah menarik, tapi bingung menyusun tata letaknya. Kadang tata letaknya sudah diatur, tapi bingung gambarnya yang mana. Kadang seluruh desainnya sudah jadi, tapi tidak tahu tulisan apa yang perlu dimasukkan.

Untuk itu, kali ini saya akan berbagi tips mendesain poster dari salah satu artikel di Creative Bloq. Tips ini diberikan oleh tiga ilustrator dan desainer terbaik mengenai project poster mereka.

Jadi, apa saja yang harus kalian perhatikan?

  • Temukan fokus

Cari ide bagus dari sebuah poster atau poster series, dan kamu sudah setengah jalan menuju desain yang hebat.

“Di balik sebuah poster yang baik harus ada pesan atau ide,” kata Jesús Prudencio, ilustrator/desainer di balik rangkaian poster Cars and Films yang fantastis. “Poster harus menyampaikan sesuatu dan harus menjangkau semua orang.”

Dengan kata lain, sebelum kamu mendesain sebuah poster, pastikan kamu punya sebuah ide yang bagus, jadi poster itu tidak akan hanya menarik desainer lain dalam segi estetika, tapi juga menarik untuk para penggemar melalui fokusnya.

  • Konsisten dengan detail

Konsistensi dalam detail adalah kunci dari desain poster yang menarik. Hal ini penting terutama jika kamu ingin mendesain rangkaian poster. Dengan memperhatikan detail, poster kamu akan terlihat profesional dan tidak “asal jadi”.

  • Pilih referensi dengan hati-hati

Dalam membuat poster, terutama yang menggunakan ilustrasi manual, pencarian referensi sangat diperlukan. Dengan menggunakan referensi yang tepat sesuai keinginan, gambar atau detail yang ingin ditampilkan akan lebih mencolok dan tidak menimbulkan salah kaprah. Tidak memilih pilihan yang jelas akan membuat poster kamu lebih menonjol.

  • Bersenang-senanglah, tapi perhatikan detail juga

Kesan asyik yang dipadukan dengan perhatian terhadap detail adalah kombinasi yang kuat. Mengikutsertakan humor jelas bisa membuat orang-orang tertarik pada poster kamu. Tapi jangan lupakan detail. Bisa-bisa jadi nggak lucu gara-gara detailnya salah.

  • Seimbangi komposisinya

Ini jelas perlu diperhatikan. Kalau perlu, kamu bisa menggunakan grid agar perhitungan keseimbangannya tepat. Kamu harus bisa mengarahkan mata pembaca dari satu elemen ke elemen lain, bukannya dari poster kamu ke arah yang lain alias buang muka. Sebenarnya hal ini tidak ada bedanya dengan menciptakan komposisi dalam karya seni lainnya, tapi karena poster kamu kemungkinan besar mengandung tipografi, pengaturan komposisinya bisa jadi menantang.

  • Seimbangi teks dan gambar, tapi kadang buat sesuatu yang gila!

Kamu harus tahu peraturannya, supaya kamu bisa melanggarnya! Kamu tahu kan ungkapan “rules are made to be broken“. Kadang ungkapan ini benar adanya, terutama dalam menciptakan sebuah desain. Ketika kamu berhasil menciptakan komposisi yang seimbang, coba buat komposisinya lebih besar sebelah. Siapa tahu poster kamu malah jadi tambah keren.

  • Gunakan berbagai tipografi

Memadukan tipografi itu rumit, tapi bisa memberikan hasil yang oke kalau kamu tahu cara menaklukkannya. Waktu itu saya pernah membuat poster tipografis dimana saya menggunakan banyak font. Dosen saya menyarankan agar saya mengurangi jumlah fontnya menjadi tiga jenis karena menurutnya hal itu mengganggu. Tapi rupanya itu cuma masalah selera. Banyak desain poster yang menggunakan lebih dari tiga jenis font tapi tetap terlihat menarik dan mudah dibaca, terutama yang bergaya retro. Jadi jangan takut!

  • Habiskan waktu sehari dengan postermu

Coba kamu tinggalkan desainmu sebentar dan kembali lagi nanti, kamu akan melihatnya dengan cara yang berbeda. Kadang deadline memaksa kita untuk mengerjakannya secepatnya. Tapi coba gunakan lebih banyak waktu untuk melihat ulang hasil desainmu. Kalau bisa, tanyakan pendapat orang-orang disekitarmu juga. Sepuluh mata lebih baik dari pada dua.

  • Tema = komposisi

Kembali ke topik komposisi, apakah kamu punya tema dari postermu? Kalau begitu pekerjaanmu akan lebih mudah. Tema adalah isi dari komposisi atau malah komposisi itu sendiri. Buatlah ide komposisi itu dari tema yang kamu gunakan.

Jadi, kamu siap mendesain postermu sekarang? Adakah tips lain yang perlu saya tambahkan dalam daftar ini?

Sumber: Creative Bloq

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s